IndonesianReport.com - Sebuah video beredar di Youtube menunjukan para imigran muslim di kota Paris melakukan kerusuhan hingga menghancurkan banyak fasilitas. Video yang berjudul "Paris At War - media silence", mulai beredar pada bulan Juni 2016 dengan klaim imigran muslim yang dianggap tidak berterima kasih telah ditampung oleh pemerintah Perancis.

Situs superstation95 pada 25 Mei 2016 menerbitkan berita kota Paris dikepung imigran muslim, tetapi dunia tidak mengetahui karena semua media bungkam.

"Media berita Perancis dan barat sengaja bungkam dari kerusuhan ganas di Paris, mereka menolak untuk mengabarkan berita kekerasan oleh binatang busa Muslim di Paris.

Ratusan warga Paris telah diserang dan banyak yang terluka parah karena dilepung oleh kelompok radikal Islam, melempar batu, tombak, menghancurkan toko dan mobil dan mereka juga membakar apa saja mereka temui."

Berita islamphoia itu dengan cepat menyebar dengan memberikan bukti video. Namun, video itu hasil editing menggabungkan beberapa kejadian.  Dalam artikelnya juga menampilkan beberapa gambar, seperti gambar mobil polisi yang terbakar. Gambar itu ditempatkan di posisi paling atas artikel dengan klaim "kebrutalan muslim di Paris".

Gambar itu diambil di situs Reuters yang diterbitkan pada 18 Mei 2016, dalam keterangannya menyatakan mobil polisi itu dibakar oleh demonstran serikat buruh kereta api dan pelabuhan. Jadi, gambar itu tidak ada hubungannya dengan imigran muslim di Perancis.

7e21f-paris.jpg

Situs superstation95 banyak menerbitkan berita hoax. Berdasarkan data dari snopes.com, situs itu banyak menerbitkan berita hoax.

Superstation95 juga menerbitkan dua video dengan klaim menunjukan kekerasan yang terjadi pada 25 Mei 2016. Situs web itu juga mengklaim bahwa video tersebut tidak pernah ditampilkan di outlet berita resmi karena kejadian itu sengaja dibungkam. Faktanya rekaman video "Paris under muslim sesi 2"  itu diambil pada tahun 2014.

Sedangkan video "Paris under muslim sesi 1" diambil dari video yang dipublikasikan oleh Reuters pada 18 Mei 2016.

Berdasarkan artikel dari superstation95, video "Paris at war- media silence" mulai beredar. Berdasarkan pencarian kami, video itu adalah aksi demontrasi mengutuk kekerasan yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina yang terjadi 2 tahun lalu, tepatnya pada bulan Juli 2014.

http://fr.lmgtfy.com/?q=manifestation+gaza+paris+19+juillet+2014# 

ec836-demo.jpg

07663-demo1.jpg

3117c-demo2.jpg

9d126-demo3.jpg

dd2a8-demo4.jpg

2ef27-demo5.jpg

9d560-demo6.jpg

Berita dari superstation95 dan video "Paris at War-media silence", adalah sebuah propaganda islamphobia untuk menjatuhkan Islam di mata dunia. Faktanya semua itu hanya omong kosong dan hoax, aksi demontrasi itu tidak ada hubungannya dengan agama, karena aksi tersebut dilakukan oleh warga Perancis dari berbagai suku dan agama.

Comments

Leave a Comment

Your Comment